Kriteria Pasangan Ideal Menurut Islam: Studi Analisis Film Assalamualaikum Beijing

            Hukum keluarga adalah salah satu produk hukum islam yang masih eksis dan relefan dengan zaman sekarang, beda halnya dengan produk hukum islam lainnya yang sudah banyak dimodifikasi oleh tokoh islam kontemporer karena dianggap sudah tidak zamannya lagi menerapkan hukum islam terdahulu, seperti halnya hukum pidana islam, hukum mua’amalah bahkan hukum siyasah. Hukum-hukum tersebut sedikit demi sedikit sudah mulai tergantikan karena dianggap bertentangan dengan norma-norma kehidupan dan hak asasi manusia yang selalu dikedepankan didalam sebuah kasus hukum,namun tidak semua hukum islam tergantikan yaitu hukum keluarga yang masih banyak digunakan oleh Negara-negara islam sebagai acuan hukum dalam menyelesaikan perkara hukum yang berhubungan dengan keluarga, misalnya:hukum waris, hukum perkawinan dan lainnya yang berhubungan dengan hukum keluarga, hanya saja ada beberapa pembaharuan yang ditambahkan didalamnya seperti adanya catatan perkawinan yang dianggap sebagai sebuah maslahah untuk kejelasan status hukum ketika terjadi peristiwa hukum kedepannya.

            Sebuah keluarga adalah sekelompok paling kecil di dalam sebuah negara dimana islam mengatur tersendiri hukum di dalamnya yaitu kita kenal dengan nama hukum keluarga/Ahwal Syakhsiyah  mulai dari awal perkawinan sampai pada akhir pembagian warisan ketika ada salah satu dari bagian keluarga yang meninggal. Perkawinan di dalam islam adalah sebuah perintah yang sangat dianjurkan di dalamnya , hal ini tercantum di dalam tujuan syari’at islam yaitu menjaga keturunan sehingga dengan adanya perintah agama yang satu ini hukum islam masih tegak di alam semesta ini, tidak bisa di bayangkan jika agama islam tidak memiliki aturan hukum di dalam hal ini layaknya pada agama lain yang terkadang hanya dengan asal saling cinta seorang laki-laki dan perempuan sudah bisa melakukan hubungan intim layaknya suami istri, anjuran untuk menikah bagi semua umat islam termaktub dalam QS An-Nur ayat 32 ,yaitu:

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya : Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orag-orang yang layak (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki, dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan.Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya.Dan Allah Maha Luas Pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.

Ayat diatas menegaskan bahwa islam sangat dianjurkan bagi seluruh ummatnya, nabi Muhammad Saw menjelaskan; saya juga puasa sunnah,saya juga tidak pernah meninggalkan ibadah, saya juga bekerja sebagaimana layaknya manusia seperti biasanya,namun saya juga menikah.oleh sebab itu jangan sekali-kali kalian tidak mau menikah dengan alasan untuk fokus ibadah,karena menikah sendiri adalah bagian dari sunnahku dan barang siapa yang tidak menyukai sunnahku maka dia bukan ummatku.dari landasan ini dapat kita pahami betapa pentingnya sebuah pernikahan di dalam lini kehidupan dalam menjaga keturunan umat islam berikutnya. Meskipun beigtu, islam tidak hanya serta merta menganjurkan ummatnya untuk melakukan pernikahan, di dalamnya juga diatur bagaimana cara memilih pasangan yang ideal atau baik untuk dijadikan calon pendamping hidup selanjutnya hal ini agar bisa mencapai tujuan dari adanya syariat islam itu sendiri.ada beberapa motivasi yang mendorong seorang laki-laki memilih seseorang perempuan untuk pasangan hidupnya dalam perkawinan dan demikian pula dorongan seorang perempuan waktu memilih laki-laki menjadi pasangan hidupnya. Yang pokok diantaranya adalah: karena kecantikan seorang wanita atau kegagahan seorang laki-laki atau kesuburan keduanya dalam mengharapkan anak keturunan; karena kekayaannya; karena kebangsawanannya, dan karena keberagamannya. Diantara banyak alasan itu, maka yang paling utama dijadikan motivasi adalah keberagamaannya. Hal ini dijelaskan nabi dalam hadistnya yang muttafaq alaih berasal dari abu hurairah, ucapan nabi yang bunyinya:

“ Artinya, perempuan itu dikawini dengan empat motivasi,karena hartanya, karena kedudukan atau kebangsawanaannya, karena kecantikannya dan karena keberagamannya. Pilihlah perempuan karena keberagamannya, kamu akan mendapat keberuntungan”.

Yang dimaksud dengan keberagaman disini adalah komitmen keagamaannya atau kesungguhannya dalam menjalankan ajaran agamanya. Ini dijadikan pilihan utama karena itulah yang akan langgeng. Kekayaan suatu ketika dapat lenyap dan kecantikan suatu ketika dapat pudar demikian pula kedudukan,suatu ketika akan hilang.

            Namun kriteria syarat calon di atas tidak selalu berjalan lurus dengan kejadian kehidupan dimasyarakat dimana ketika seseorang sudah cinta dia sudah tidak memandang lagi yang namanya rupa,harta, keturunan dan keberagamaannya, terkadang iman juga menjadi taruhannya di dalam sebuah hubungan. Dalam hal ini penulis mencoba menganalisis sebuah film yang sangat religius dalam memilih calon pasangan hidupnya untuk bisa melakukan sebuah perkawinan secara sah baik dari agama maupun sah secara Negara, film ini berjudul assalamualaikum Beijing. Tokoh utama dalam film ini adalah asmara orang asli Indonesia dan zhong wen sebagai tokoh utama yang berasal dari china, latar tempat yang ada dalam film ini adalah 2 negara yaitu Indonesia dan juga china. Awal kisah seorang perempuan yang bernama asmara di tinggal pergi oleh pasangannya yang bernama dewa, asmara meninggalkannya karena mengetahui dewa menghamili perempuan lain yang bernama anindhita, meskipun asmara tidak tahu betul akan kebenarannya. Memiliki kemampuan sotfkill menulis yang baik akhirnya asma memutuskan untuk memulai hidupnya yang baru dengan pergi mengunjungi china sekaligus bekerja bersama temannya  sekar sahabat lamanya yang sudah lebih dahulu bekerja di china bersama dengan suaminya yaitu ridwan.setelah sampai di china asma langsung disambut sekar untuk di carikan tempat tinggal yang dekat dengannya agar ketika butuh bantuan dapat dengan mudah membantunya, berada dinegeri orang sebagai orang baru asma tidak mengerti dan tidak tau sama sekali bahasa china, setipa kali dia berinteraksi dengan orang disekitarnya selalu menggunakan bahasa inggris kecuali sama sekar yang masih kental dengan bahasa indonesianya, awal mula bertemunya dengan zhong wen adalah ketika asma pergi naik bus mengelilingi kota Beijing tanpa di dampingi oleh sekar, tanpa tau arah jalan karena takut kelebihan dia bertanya kepada orang china sebelahnya dengan menggunakan bahasa inggris,namun tidak dijawab karena kebetulan orang tersebut tidak bisa berbahasa Inggris, barulah setelah itu ada sosok laki-laki tampan mengulurkan tangannya dan menjawab dengan bahasa inggris, dia adalah zhong wen laki-laki tampan,hanyalah keturunan dari keluarga seorang tabib namun beraga non islam, sembari memberitahukan tujuan yang diinginkan asma,zhong wen kemudian turun terlebih dahulu dan memberikan sebuah buku   yang menceritakan seorang gadis china yang bernama ashima dari kota yuwan, begitu juga asma di panggil ashima olehnya.setelah sampai di tempat dia tinggal semua kejadian yang dia alami diceritakan kepada sekar, dengan senyum sekar menjawab; mungkin setelah kamu putus dengan dewa tuhan mengirimkan calon jodohmu di kota  Beijing ini.hari berganti hari asama lalui dengan bekerja sebagai penulis majalah di salah satu perusahaan tempat dimana sekar berada, disana dia bekerja sebagai penulis majalah islam yang mencertiakan asal-muasal masuknya islam ke negeri china melalui peninggalan sejarah islam yang ada di china. Pepatah mengatakan jika jodoh memang tidak akan kemana. Suatau hari zhong wen yang bekerja sebagai pemandu wisata di minta mendampingi asma menjelajahi peninggalan-peninggalan islam di china, zhong wen yang bekerja sebagai pemandu wisata asing di china  sangat fasih dalam   berbahasa Indonesia dengan mudahnya memandu sekaligus memberikan penjelasan kepada asma tentang arti dan makna sisa peninggalan islam yang ada china mulai dari masjid yang bercorak china, alat penentu waktu sholat dan sejarah peninggalan islam lainnya. hampir setiap hari asma selalu bersamanya sehingga  mulai tumbuh perasaan kepada zhong wen,namun hal tidak baik menghampirinya ketika  suatu hari asma berhenti di sebuah masjid untuk melaksanakan sholat,zhong wen tidak ikut masuk kedalam juga dan mengatakan bahwa dia bukanlah seorang muslim,sehingga dia harus menunggu di luar sembari menunggu asma selesai melaksanakan sholat.semenjak kejadian itu asma mulai mengubur perasaannya untuk bisa hidup bersama zhong wen, suatau ketika pergilah asma bersamanya  ke tempat pasar orang muslim dimana  semua orang  muslim china berniaga,mulai dari baju gamis dan makanan-makanan halal lainnya di saat itulah asma menemukan sebuah peci yang bertuliskan kalimat syahadat lalu diberikanlah peci itu kepada zhong wen meskipun dia bukan muslim tapi dia menerimanya meskipun sebagai sebuah kenangan dari asma. Begitulah kegiatan sehari-hari asma selama berada di Beijing, mengelilingi tempat-tempat orang islam bermukim, melihat peninggalan-peninggalan islam di china dan kehidupan mayarakat muslim dichina.

            Hampir selalu berada di depan laptop setiap hari untuk menuliskan hasil observasinya,asma sedikit mengalami gangguan kesehatan di bagian matanya,  setelah di bawa periksa ke dokter asma di vonis mengalami kerabunan matanya dan gangguan kesehatan pada tubuhnya. Merasa hidupnya hanya membebani kehidupan orang lain terutama sahabatnya sekar akhirnya asma memutuskan untuk kembali lagi ke Indonesia dan menuliskan pesan terakhir bahwa “dia ada keperluan penting yang mengharuskan dia kembali ke indonesia” melalui sekar surat itu sampai kepada zhong wen dan dia hanya bisa menunggu asma kembali lagi kebeijing.memilih melakukan perobatan di Indonesia asma berjuang keras melawan penyakit yang ada di dalam tubuhnya sedangkan zhong wen mulai belajar mengenali islam melalui pamannya yang islam sampai akhirnya dia menjadi seorang muallaf meskipun tanpa sepengetahuan asma.sudah lama sekali pesain emailnya tidak di balas membuat perasaannya resah, sampai akhirnya dia menanyakan kepada ridwan suami sekar apa yang sebenarnya terjadi kepada asma,dengan panjang lebar ridwan menjelaskan semuanya apa yang terjadi,karena zhong wen berhak tau atas apa yang sebenarnya terjadi. Barulah setelah semuanya diketahui olehnya ridwan mengajaknya untuk ikut melihat keadaan asma di Indonesia. Ketika sudah sampai di Indonesia keadaan asma sudah sangat lemah tidak seperti ketika di Beijing yang selalu tersenyum menikmati keindahan kota Beijing di china. menjadi seorang muallaf membuatnya berdo’a kepada Allah agar segera diberikan kesembuhan kepada Asma karena berkat dialah dia diberikan jalan untuk bisa memeluk agama islam.tidak lama kemudian asma sembuh dari sakitnya namun dengan penglihatan yang tidak normal lagi, dia terkejut ketika sekar memberitahu bahwa zhong wen ikut bersama suaminya untuk menemuinya, barulah asma bertemunya dan meminta agar zhong wen kembali ke Beijing karena keadaannya yang sudah tidak senormal dulu lagi. Namun dengan tekat dan keyakinannya yang kuat zhong wen meminta kepada ibu asma agar dia bisa menikahinya meskipun dengan keadaannya yang sekarang. Ataz izin Allah ibunya memberikan restu kepada zhong wen dan asma dan barulah mereka berdua melangsungkan pernikahan di Indonesia sebelum pada akhirnya dia kembali ke Beijing serta memberikan pengobatan yang lebih kepada asma melalui obat-obat tradisional china asli, sampai akhirnya mereka dikaruniai seorang anak untuk menyempurnakan kebahagiaan mereka.

            Dari gambaran singkat di atas di dalam film Assalamualikum Beijing bisa kita pahami bahwa ketika kita akan mencari pasangan untuk hidup kita selamanya, keberagamannyalah yang menjadi hal utama untuk di jadikan syarat untuk calon pasangan kita jangan sampai iman yang kita pupuk sejak dari lahir kita tukar begitu saja dengan cinta kita kepada calon pasangannya, bahkan jika memungkinkan kitalah yang harus mengajak orang yang kita cintai ketika tidak muslim agar menjadi seorang muallaf agar bisa bersatu menjadi keluarga yang sah menurut agama dan Negara, baru setelah keberagamaannya keadaan fisik, harta yang dia  meiliki serta nasab dari keluarganya menjadi hal pelengkap setelah kita melihat agamanya.setidaknya kita harus tetap bisa ketika kita dihadapkan dengan jatuh cinta kepada orang non-muslim,lakukanlah seperti yang asma lakukan bahwa dia tidak mau menukar imannya dengan perasaan yang dia miliki kepada laki-laki tampan dari Beijing sampai pada akhirnya dialah sendiri yang akan menjadi seorang muallaf untuk bisa menyatukan cintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: